Daun Seribu, Ramuan Perenial Beraroma

Daun Seribu

Daun Seribu atau Achillea millefolium atau dikenal juga dengan nama Yarrow adalah salah satu tanaman yang sering digunakan untuk bahan obat beberapa penyakit. Daun Seribu adalah tanaman herbal beraroma yang tumbuh setiap tahun dengan batang yang kuat dan daun-daun halus berbulu yang dapat tumbuh hingga 40 cm tingginya. Tanaman Daun Seribu menghasilkan bunga-bunga berwarna putih, krim, merah muda, dan merah mulai dari awal musim panas hingga akhir musim gugur. Bunga-bunga cantiknya tahan lama dalam vas bunga. Tanaman ini berasal dari Eropa dan Asia Barat di mana ia tumbuh liar di lereng, tebing, bukit, lereng gunung, dan sepanjang jalan.

Tanaman Daun Seribu membutuhkan tanah yang bebas air, meskipun ia menyukai sinar matahari penuh, ia juga dapat bertahan di tempat yang agak teduh. Yarrow tahan cuaca ekstrem dan kekeringan. Tanaman ini tidak cocok untuk ditanam di dalam ruangan. Pada kondisi panas dan lembab, Yarrow dapat rentan terhadap jamur tepung. Tanaman ini menyebar melalui akar, tetapi tidak secepat mint. Yarrow perlu digali, dipisahkan, dan ditanam kembali di tanah yang telah dikomposkan dan diberi pupuk setiap 2 hingga 3 tahun sekali.

Bunga Daun Seribu menarik serangga yang menguntungkan seperti lalat kumbang, kepik, dan tawon parasit yang memangsa hama taman seperti kutu daun. Daun Yarrow merupakan akselerator kompos yang sangat baik – penambahan hanya beberapa helai daun Yarrow saat menyiapkan tumpukan kompos akan mempercepat proses pembusukan. Tanaman Yarrow kaya akan tembaga, yang merupakan komponen penting dari semua jaringan hidup, dan daun Yarrow dapat diseduh untuk membuat semprotan daun bebas racun yang kaya akan tembaga untuk mengendalikan pertumbuhan jamur dan jamur tepung pada tanaman lain.

Pemanenan

Daun dan bunga dipangkas di musim panas, ketika bunga sedang mekar penuh, dan dikeringkan untuk digunakan dalam infus, ekstrak cair, dan losion.

Kuliner

Daun muda Yarrow segar memiliki rasa ringan dan pedas dan dapat ditambahkan secukupnya ke dalam salad.

Medisinal

Daun Seribu atau Yarrow memiliki sejarah panjang sebagai penyembuh luka dan dikenal sebagai “herba militaris” di zaman kuno karena digunakan untuk menghentikan pendarahan luka perang. Hancurkan daun Yarrow untuk melepaskan tannin dan oleskan sebagai pasta untuk menghentikan perdarahan luka. Daun Seribu juga dapat digunakan secara eksternal untuk menghentikan mimisan dan menyembuhkan luka kulit.

Daun Seribu kaya akan vitamin dan garam mineral. Ini adalah ramuan pahit dan adstringen yang mengurangi peradangan, merangsang keringat, bersifat anti-piretik, meredakan gangguan pencernaan, dan memiliki efek diuretik. Yarrow menurunkan tekanan darah tinggi dan merilekskan pembuluh darah perifer. Yarrow dapat dikonsumsi untuk mengobati penyakit demam (pilek, flu, cacar), mengurangi catarrh dan mengatasi sesak napas, juga untuk asma, diare, dispepsia, rematik, dan arthritis. Ini juga merupakan ramuan restoratif untuk sistem menstruasi, urinasi, dan peredaran darah. Infus Yarrow yang kuat dapat ditambahkan ke air mandi untuk mengatasi disfungsi otonom pelvis (kondisi seperti kram yang menyakitkan pada bagian bawah panggul pada wanita), dan untuk mandi sitz bagi penderita wasir. Selalu ingat bahwa penggunaan Yarrow yang berkepanjangan dapat menyebabkan ruam alergi.

Cara Membuat Teh Herbal:

2 sdt daun & bunga Yarrow segar / 1 sdt daun & bunga kering 1 cangkir air mendidih

Tempatkan herba dalam wadah dengan penutup. Tuangkan air mendidih (sedikit setelah mendidih) ke atas herba. Tutup dan biarkan selama 5 menit, kemudian saring. Tambahkan gula atau madu jika perlu. Gunakan sebagai minuman, minumlah 1 cangkir setiap hari — atau dalam kondisi kronis, 1 cangkir setiap hari bergantian, hangat atau dingin (sesuai dengan saran dokter atau herbalis).

Buatlah secukupnya hanya untuk satu hari. Jangan biarkan semalaman untuk digunakan keesokan harinya.

Metode pembuatan infus ini dapat digunakan untuk membuat teh dari bagian atas tanaman herbal (daun; bunga; batang) atau campuran dari semuanya, tetapi tidak ketika menggunakan akar tanaman herbal.